SISADAPUR
Marga Simalungun
Horas......
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang beberapa marga yang ada di Simalungun dan bagaimana marga-marga tersebut menjadi marga asli suku Simalungun.
Marga merujuk pada nama keluarga yang berfungsi sebagai identitas seseorang karena akan digunakan di belakang nama depan kita. Marga bukan sekedar nama keluarga saja, tapi juga melambangkan garis keturunan karena melalui marga lah orang Simalungun dapat mengetahui status nya dalam sebuah pesta adat dan melalui marga juga lah mereka dapat menjalin sebuah hubungan.
Berdasarkan hasil Musyawarah Besar atau dalam bahasa Simalungun dikenal dengan istilah "Harungguan Bolon" yang dilaksanakan oleh 4 raja besar yang saat itu ada di Simalungun, ada 4 marga asli suku Simalungun yang dikenal dengan istilah SISADAPUR yaitu Sinaga, Saragih, Damanik, Purba.
1. Raja Nagur bermarga Damanik
Damanik memiliki arti pemilik manik. Dalam bahasa Simalungun, manik berati tonduy (Jiwa), sumangat (bersemangat), tunggung (Agung/terhormat) dan Halanigan (Cerdas)
2. Raja Banua Sobou bermarga Saragih
Saragih dalam bahasa Simalungun memiliki arti simada (pemilik) Ragih. Ragih berarti atur, susun, tata sehingga simada ragih berarti pemilik aturan atau pemegang undang-undang (Legislatif kali ya kalau sekarang)
3. Raja Banua Purba bermarga Purba
Menurut asal bahasa, Purba berasal dari bahasa sanskerta yaitu purwa yang berarti timur, gelagat masa datang, tenungan pengetahuan, cendekiawan.
4. Raja Saniang Naga bermarga Sinaga
Sinaga berarti simada naga dan dalam mitologi dewa, Naga dikenal sebagai penyebab gempa dan tanah longsor. (Ambil positifnya, berarti kuat)
Inilah marga asli Simalungun beserta arti dibalik namanya. Ayo kamu marga apa??
Komentar
Posting Komentar